![]() |
| Sehat dengan Minum Teh |
Minum teh sudah menjadi budaya bangsa
Indonesia secara turun temurun.
Menurut Prof Dr Ali Khomsan,
Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga Institut Pertanian
Bogor (IPB), teh berasal dari bahasa China, yaitu tay. Bangsa China mengenal
teh sejak 2700 SM . Jepang mulai mengembangkan penanaman teh sejak 800 M.
Pendapat lain adalah menurut dr Ekky M Rahardja MS, spesialis gizi medis
RS Graha Medika.”Masyarakat China, Himalaya, ataupun Tibet memiliki kebiasaan
atau tradisi minum teh setiap hari.
Budaya ini juga terdapat di Jepang. Manfaat
teh memang cukup banyak dan aman dikonsumsi. Teh kesehatan banyak mengandung zat-zat bermanfaat bagi tubuh sehingga mengkonsumsi dengan dosis yang tepat menjadi sangat dianjurkan
Apa saja kandungan dan manfaat yang
ada dalam teh sehingga dia sangat baik untuk kesehatan. Kualitas teh ditentukan secara akurat oleh kandungan katekin pada
pucuknya. Kandungan katekin banyak ditemukan pada pucuk muda yang aktif tumbuh.
Pada umumnya teh kualitas tinggi diperoleh di kebun- kebun yang letaknya lebih
tinggi karena pertumbuhan pucuknya lebih lambat sehingga kemungkinan diperoleh
pucuk muda lebih tinggi dibandingkan dengan kebun yang letaknya lebih rendah. Senyawa katekin berfungsi
sebagai antioksidant yang menyehatkan
tubuh.
Penelitian dengan teh hijau Jepang membuktikan
bahwa katekin dapat mengurangi resiko kejangkitan berbagai penyakit seperti
mengurangi resiko kanker, menjaga kesehatan jantung, bersifat anti oksidan,
anti mikroba, dan lain-lain (Oguni, 1993). Menurut Bambang (2000) katekin pada
daun teh Indonesia lebih banyak daripada katekin daun teh Jepang sebab itu
potensi menyehatkan teh Indonesia diduga lebih tinggi.
Teh hitam lebih sedikit mengandung katekin
daripada teh hijau karena dalam proses pengolahan teh hitam dirancang agar
katekin mengalami oksidasi untuk memperbaiki warna, rasa, aromanya.
Senyawa tannin termasuk senyawa
penting dalam teh yang akan memberikan rasa khas pada teh. Tannin ini memiliki
aktivitas yang bermanfaat sebagai antisepsitk dan antibakteri karena merupakan
bagian dari flavonoid. Beberapa yang dikhawatirkan dari tannin adalah
kemampuannya mengh.ambat penyerapan logam dan mineral penting untuk tubuh
seperti Fe sehingga bisa menyebabkan anemia.
Tannin jika bertemu dengan protein juga bersifat menggumpalkan dan
membentuk ikatan komplek. Sifat ini dimanfaatkan sebuah minuman dengan
komposisi utama teh dan collagen . Dimana ikatan kompleks antara tanin yang
bertemu dengan collagen sangat bermanfaat untuk mengendapkan berbagai racun dan
logam – logam berat yang mencemari tubuh. Raissa beauty collagen perperpaduan
teh, collagen dan rosella membentuk sebuah minuman dengan komposisi seimbang
yang sangat bermanfaat untuk kesehatan
Dari penelitian Chang et al (1994)
ini menarik dicermati bahwa minum teh jika diimbangi dengan konsumsi makanan
yang gizinya seimbang tidak akan menyebabkan masalah terhadap kesehatan.
Hanya mungkin perlu perhatian khusus
kalau makanan sehari-hari yang dikonsumsi rendah protein dan mineral ,atau bila anggota keluarga anda menderita
anemia, begitu pula pada anak-anak yang
kebutuhan protein dan mineralnya lebih tinggi, akan lebih baik bila dibiasakan untuk tidak minum teh sambil makan . Kandungan tannin
pada teh hijau lebih besar dibandingkan dengan teh hitam.
Teh juga akan menetralisasi
nitrosamin (penghancur sel) yang berasal dari daging olahan yang diawetkan dan
menangkal HCA (amina heterosiklik) . ”Bila kita memasak daging, terbentuklah
senyawa HCA. HCA adalah zat penyebab mutasi yang dapat merangsang munculnya
radikal bebas dan secara luas merusak DNA sel-sel tubuh manusia. Berbagai
percobaan pada binatang menunjukkan HCA menyebabkan kanker usus besar,
payudara, pankreas, hati, dan kandung kemih.
HCA disinyalir bertanggung jawab
terhadap meningkatnya insiden kanker payudara dan usus besar pada wanita di
Amerika. Kekuatan antioksidan pada teh akan mencegah efek buruk HCA.
Teh juga mengandung berbagai vitamin
dan mineral. Pada daun teh terkandung
vitamin A, B1, B2, B3, B5, C, E, K. Pada umumnya vitamin tersebut sangat peka
terhadap oksidasi dan suhu yang tinggi.
Kandungan mineral yang tertinggi
dari teh adalah Fluoride. Yang merupakan mineral penting untuk
mempertahankan dan munguatkan gigi agar
terhindar dari caries. Senyawa-senyawa dalam teh juga mampu melawan kegiatan
bakteri tertentu yang menyebabkan kerusakan jaringan gusi dan tanggalnya gusi.
Bakteri streptokokus mutans yang menyebabkan pembusukan gigi.
Kandungan gizi teh tiap satu porsi sajian menurut
Holman (1997), sebagai berikut: polifenol 10-25%, tannin 9-20%, vitamin C
150-250mg, vitamin E 25-70 mg, beta karoten 13-20%, kalium 1.795 mg, magnesium
192 mg.
Melihat potensi manfaat teh yang
sangat besar tersebut , maka teh Indonesia yang diteliti memiliki kandungan
senyawa katekin yang tinggi, akan mampu meningkatkan kualitas kesehatan anak
negeri. Tentu saja teh yang berkualitas dan dengan pemrosesan yang baik yang
harus kita konsumsi jika kita ingin mendapatkan manfaatnya untuk kesehatan
kita. Ironis jika dari bumi yang subur dan kebun teh yang luas ini, masyarakat
Indonesia hanya mengkonsumsi teh dengan kualitas rendah . Sedangkan teh – teh
kelas premium justru di ekspor ke luar negeri.
Menjadi tantangan tersendiri bagi para ilmuwan dan pengusahan negeri ini
untuk berkomitmen dan memberikan karya terbaiknya untuk bangsa kita tercinta
ini.
Mulai sekarang kita pilih teh yang
berkualitas dan kita jadikan kebiasaan rutin untuk menjaga kesehatan di
keluarga kita.

Teh memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti sebagai antibakteria, antiseptik, menghambat penyerapan logam, dan banyak lagi. Informasi yang membantu mengenai lebih sehat dengan minum teh
ReplyDelete