Tuesday, May 19, 2015

Sudah benarkah perawatan wajah anda ?

Sudah benarkah perawatan wajah anda ?
Sudah benarkah perawatan wajah anda ?
Perawatan kulit terutama wajah sudah menjadi suatu kebutuhan karena sangat mempengaruhi penampilan seseoarang. Wajah merupakan tanda yang paling mudah dikenal dari seseorang. Hampir tidak pernah dijumpai seseorang yang sama wajahnya walaupun itu orang yang kembar sekalipun. Karena jika diteliti maka tetap akan ada perbedaan juga. Karena hampir tidak mungkin juga orang yang satu dengan yang lain sama persis gennya. Gen inilah yang dominan mempengaruhi bentuk wajah seseorang dari sejak lahir.
Begitu pentingnya wajah maka tidak salah jika orang menganggap wajah bagai emas. Apalagi posisinya di atas merupakan bagian dari kepala sebagai pusat pemikiran. Wajah menjadi bertambah penting lagi dengan menempelnya beberapa indera misal penglihatan, penciuman, perasa, pendengaran sehingga nilainya menjadi semakin berharga. Sehingga tak heran juga banyak orang melakukan perawatan penampilan wajah dengan merogoh uang yang lebih dalam untuk penampilan si “ wajah ini”.
Namun karena obsesi yang cukup tinggi ini kemudian mengambil tindakan perawatan yang kadang berlebihan. Banyak dijumpai orang menjadi kurang hati-hati dalam menentukan pilihan perawatan. terutama perawatan wajah. Fenomena ini banyak ditemukan pada kaum hawa. Keinginan untuk tampil cantik, jelita, ingin dipuji orang, ingin jadi pusat perhatian dan lain-lain sehinga  sering kemudian menggunakan produk-produk perawatan wajah instan dan secara kurang selektif. Dan yang lebih berbahaya lagi  sampai harus mengorbankan kesehatannya. Jika anda ingin merawat kulit wajah pakailah produk kecantikan aman dan alami .
Banyak perusahaan kemudian membidik dengan pola piker keinginan dari masyarakat. Perusahaan mulai memproduksi produk-produk kecantikan untuk memenuhi harapan masyarakat terutama kaum perempuan. Salah satu yang harus diwaspadai adalah banyaknya beredar hidroquinon dalam produk-produk kecantikan yang melebihi batas. Apalagi dengan semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap produk kecantikan atau yang semisal memicu banyak bermunculan produk-produk liar yang belum terseleksi dari pihak berwenang. Tentunya otoritas pengawasan dilakukan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Semestinya kita sebagai pengguna seharusnya bisa berfikir lebih rasional. 
Mengapa hidroquinon menjadi idola dalam dunia kecantikan sekaligus menjadi momok dalam dunia kesehatan? Hidroquinon banyak digunakan sebagai pemutih dalam dunia kecantikan. Untuk mengejar “Obsesi cantik seharusnya putih “ inilah yang memotivasi banyak wanita mau menggunakannya meskipun harus menanggung resiko bahaya yang akan mengancam. Banyak orang yang secara keturunan mempunyai kulit memang sawo matang atau agak hitam,  namun dengan “obsesi cantik” yang kurang tepat itu membuat dia berusaha mendapatkan produk-produk pemutih meski harus mengorbankan kesehatan dirinya.
Hidrokuinon berfungsi untuk menekan pigmen melanin yang dihasilkan sel melanosit dalam kulit. Pigmen melanin berfungsi memberikan warna pada kulit dan menghambat bahaya sinar UV A dan UV B yang banyak dikeluarkan oleh sinar matahari terutama pada siang hari. Dengan menghambat pigmen ini diharapkan kulit akan tampak semakin putih dan kelihatan cantik sebagaimana persepsinya. Namun apakah benar kulit putih yang sehat harus begitu? Pengguna produk kecantikan yang mengandung hidrokuinon, kadang harus bermusuhan dengan sinar matahari yang seharusnya bisa bermanfaat juga bagi kesehatan tubuh. Sehingga karena ketakutannya terhadap sinar matahari ini mereka tidak berani berada di bawah terik matahari meski dalam waktu yang singkat. Hingga harus membawa paying setiap bepergian meski tidak hujan. Karena jika kulit terpapar sinar matahari akan berubah menjadi kemerah-merahan, kering, iritatif, pembuluh darah nampak jelas dan menonjol bahkan ada yang mulai mudah timbul jerawat, radang-radang atau kelainan yang lain.. Dan yang lebih berbahaya bisa menjadi cancer kulit. Tentunya bagaimanapun kesehatan adalah yang lebih utama dari yang lainnya. Buat apa tampil putih atau cantik, tetapi harus beresiko mengorbankan kesehatan di kemudian hari. Pertimbangkanlah secara bijaksana dalam mengambil perawatan kulit anda

No comments:

Post a Comment