![]() |
| Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi pada Anak |
Kekhawatiran
orangtua saat ini terhadap anak – anak zaman sekarang telah berubah. Di era
sebelum tahun 1990 an, kekhawatiran tersebut pada “apakah anak saya bisa
makan?” . Setelah tahun 1990 an pertanyaan itu berubah “ apa yang dimakan anak
saya”. Anak – anak saat ini justru
memakan makanan lebih banyak tapi mereka masih menderita malnutrisi karena apa
yang dimakan sangat kurang dari nutrisi
yang dibutuhkan oleh tubuhnya.
Apa
yang dimakan anak saat ini akan
menentukan kualitas kesehatan mereka di masa datang. Memberikan asupan nutrisi
yang baik dan tepat sebenarnya merupakan pondasi kita untuk membangun sebuah
tubuh yang kokoh dan sehat. Ibaratnya sebuah bangunan, nutrisi dimasa kanank – kanak ini merupakan
pondasi bangunan tersebut. Manakala pondasi tersebut baik, maka bangunan
tersebut akan kuat dan kokoh serta tahan terhadap berbagai perubahan iklim dan
cuaca.
Prioritas nutrisi yang pertama bagi anak – anak adalah memberikan makanan yang mengandung unsur – unsur yang mereka perlukan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan usia. Nutrisi yang baik bagi bayi dan anak bukan sekedar makanan dewasa dalam versi yang diperkecil. Anak bukanlah orang dewasa kecil. Tubuh anak tumbuh dan berkembang, melalui perubahan yang terus menerus , dan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan tubuh yang sudah dewasa.
Bayi dan anak memiliki kebutuhan yang istimewa akan vitamin, mineral, lemak , serta protein dan semua kebutuhan ini bisa berubah seiring bertambahnya usianya. Misalnya kebutuhan mikronutrien seperti zat besi. Anak usia sekolah dasar yaitu antara umur 6-11 tahun merupakan masa saat mereka mengalami growth spurt (percepatan pertumbuhan) yang kedua setelah masa balita. Kelompok ini rentan terhadap anemia zat besi karena kebutuhan zat besi selama masa ini meningkat dengan adanya pertumbuhan jaringan yang cepat dan kenaikan massa sel darah merah. Asupan nutrisi tinggi zat besi yang kurang di usia ini bisa menjadi sebab kekurangan darah dikemudian hari.
Pengetahuan orang tua mengenai nutrisi apa saja yang dibutuhkan anak di usia pertumbuhan mutlak diperlukan. Orang tua harus mendidik diri sendiri mengenai makanan sehat untuk anak, karena diet pada orang dewasa ada yang bisa dierapkan untuk anak dan ada yang tidak. Makanan sehat pada anak harus memenuhi kebutuhan diet seimbang. Sebuah penjelasan dari pyramida makanan sehat bisa kita gunakan sebagai acuan menyiapkan makanan sehat untuk anak
Prioritas zat gizi yang dibutuhkan ada 2 yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Zat gizi makro meliputi karbohidrat, lemak dan protein. Zat gizi mikro merupakan vitamin dan mineral penting. Barangkali saat ini banyak dari kita merasa bahwa anak – anak kita telah tercukupi kebutuhannya manakala kita bisa menyiapkan sepiring nasi putih dengan sayur bayam plus ayam goreng dan susu setiap hari. Namun ternyata hal itu belum cukup. Kebutuhan terhadap zat gizi mikro juga harus dipenuhi.
Zat gizi mikro adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah relatif kecil atau sedikit tapi keberadaannya sangat mutlak di bahan pangan, seperti vitamin dan mineral. Mineral adalah unsur yang diperlukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak bayi, balita dan anak. Mikro nutrisi penting dalam mencegah penyakit, menjaga sistem kekebalan tubuh, menjamin kadar energi tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif . Beberapa contoh mikro nutrisi atau zat gizi mikro vitamin, zink, zat besi (Fe), sodium, potasium, kalsium, yodium dan klorida. Zat gizi mikro inilah yang sering terlewat dari orang tua ketika menghidangkan menu-menu makanan pada anak. Oleh karena itulah sebagai orang tua yang haruslah peduli dengan nutrisi dan kesehatan anak baik masa ini atau masa yang akan datang. Pemahaman tentang ilmu gizi yang benar harus terus dicari dan diupayakan. Jangan sampai ketidaktahuan kita akan merugikan anak di masa depan. Tetap pencegahan akan lebih baik daripada pengobatan. Selamat menyediakan menu-menu yang sehat untuk anak.
Prioritas nutrisi yang pertama bagi anak – anak adalah memberikan makanan yang mengandung unsur – unsur yang mereka perlukan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik sesuai dengan usia. Nutrisi yang baik bagi bayi dan anak bukan sekedar makanan dewasa dalam versi yang diperkecil. Anak bukanlah orang dewasa kecil. Tubuh anak tumbuh dan berkembang, melalui perubahan yang terus menerus , dan memiliki kebutuhan yang berbeda dengan tubuh yang sudah dewasa.
Bayi dan anak memiliki kebutuhan yang istimewa akan vitamin, mineral, lemak , serta protein dan semua kebutuhan ini bisa berubah seiring bertambahnya usianya. Misalnya kebutuhan mikronutrien seperti zat besi. Anak usia sekolah dasar yaitu antara umur 6-11 tahun merupakan masa saat mereka mengalami growth spurt (percepatan pertumbuhan) yang kedua setelah masa balita. Kelompok ini rentan terhadap anemia zat besi karena kebutuhan zat besi selama masa ini meningkat dengan adanya pertumbuhan jaringan yang cepat dan kenaikan massa sel darah merah. Asupan nutrisi tinggi zat besi yang kurang di usia ini bisa menjadi sebab kekurangan darah dikemudian hari.
Pengetahuan orang tua mengenai nutrisi apa saja yang dibutuhkan anak di usia pertumbuhan mutlak diperlukan. Orang tua harus mendidik diri sendiri mengenai makanan sehat untuk anak, karena diet pada orang dewasa ada yang bisa dierapkan untuk anak dan ada yang tidak. Makanan sehat pada anak harus memenuhi kebutuhan diet seimbang. Sebuah penjelasan dari pyramida makanan sehat bisa kita gunakan sebagai acuan menyiapkan makanan sehat untuk anak
Prioritas zat gizi yang dibutuhkan ada 2 yaitu zat gizi makro dan zat gizi mikro. Zat gizi makro meliputi karbohidrat, lemak dan protein. Zat gizi mikro merupakan vitamin dan mineral penting. Barangkali saat ini banyak dari kita merasa bahwa anak – anak kita telah tercukupi kebutuhannya manakala kita bisa menyiapkan sepiring nasi putih dengan sayur bayam plus ayam goreng dan susu setiap hari. Namun ternyata hal itu belum cukup. Kebutuhan terhadap zat gizi mikro juga harus dipenuhi.
Zat gizi mikro adalah zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah relatif kecil atau sedikit tapi keberadaannya sangat mutlak di bahan pangan, seperti vitamin dan mineral. Mineral adalah unsur yang diperlukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak bayi, balita dan anak. Mikro nutrisi penting dalam mencegah penyakit, menjaga sistem kekebalan tubuh, menjamin kadar energi tubuh dan meningkatkan fungsi kognitif . Beberapa contoh mikro nutrisi atau zat gizi mikro vitamin, zink, zat besi (Fe), sodium, potasium, kalsium, yodium dan klorida. Zat gizi mikro inilah yang sering terlewat dari orang tua ketika menghidangkan menu-menu makanan pada anak. Oleh karena itulah sebagai orang tua yang haruslah peduli dengan nutrisi dan kesehatan anak baik masa ini atau masa yang akan datang. Pemahaman tentang ilmu gizi yang benar harus terus dicari dan diupayakan. Jangan sampai ketidaktahuan kita akan merugikan anak di masa depan. Tetap pencegahan akan lebih baik daripada pengobatan. Selamat menyediakan menu-menu yang sehat untuk anak.

No comments:
Post a Comment